nungria's miniworld

- INDONESIAN
muslim
sering merindukan masa-masa yang telah lalu dan menantikan dengan penuh debar masa mendatang.
daughter
menggemari buku, mengagumi karya sastra
hobi bermimpi dan bercita-cita merealisasikan keping demi keping mimpi
bersyukur dan mengusahakan slalu bahagia dan riang
innalaha ma'anna :)
time based on GMT+7
Free Hit Counter
Recent Tweets @

simplyhasanah:

spiritualaspirant:

Hamza Yusuf said,

❝Khadījah was a great teacher; she has such a maqām (rank) in our religion. She taught the Prophet (ﷺ) who he was; she was the one who elevated him in his esteem. When he had self-doubt she said no. You can see that when the Prophet (ﷺ) married ʿĀʾishah he had no fear of strong women. There are a lot of men who fear strong women, who want them to be wallflowers. Whereas with the Prophet (ﷺ), that’s not the type of people he encouraged. His wives were women who talked back, and the reason he wasn’t afraid was because Khadījah was his first wife. She was a woman of the world. She knew the world and she was completely self-confident. That’s a sunnah of our Prophet (ﷺ): to elevate women.❞

<3<3<3

Love her

I want to look at him, but I force myself to stand still and keep my eyes forward as the train starts to move. He moves his thumb in a slow circle over the back of my hand. It is meant to comfort me, but it frustrates me instead. I need to talk to him. I need to look at him.

Senangnya masih diberi waktu ekstra berjumpa dan berinteraksi dengan mereka. 2014.

Ya Alloh Illahi Robbi…
Nyatanya setiap pinta ku senantiasa Engkau simpan dan kemudian Engkau kabulkan dengan balutan skenario yang indah…
Setiap curhatan ku kepadaMu selalu Kau dengar dan Kau beri kekuatan luar biasa untuk diri ini terus berpijak pada bumiMu.
Terimakasih atas berkah nikmat yang selalu, selalu, selalu dan selalu Kau beri pada diri ini. TERIMAKASIH :)

utinilamsari:

Semangat teman-teman yang sedang mengejar beasiswa.. keren nih…!

Garuda 2045: The Indonesian Presidential Scholarship

Beasiswa S2 & S3 yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia melalui LPDP menggunakan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) yang dikelola oleh LPDP bekerjasama dengan pihak Kepresidenan RI.

! Untuk 50 kampus terbaik di dunia !
 ! Deadline 16 April 2014 !


Persyaratan Pendaftar

1. Warga Negara Indonesia;
2. Riwayat riset untuk kluster ilmuwan, dan riwayat kepemimpinan untuk kluster pemimpin, di bidangnya masing-masing;
3. IPK minimal 3,5 dan minimal TOEFL iBT: 94 – ITP – 587 – IELTS: 7; atau mempunyai LoA dari 50 kampus terbaik dunia;
4. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh di bidangnya/pimpinan di unit kerjanya;
5. Membuat perencanaan karier dan pengabdian pasca studi minimal 10 tahun dan tahapan realisasinya;
6. Usia maksimal: 35 tahun (S2) dan 40 tahun (S3).

#beasiswa #presidential #lpdp #s2 #s3 #magister #master #phd #scholarship #studenship #riset #disertasi #penelitian #kepemimpinan #leadership

50 Besar Universitas Terbaik untuk Indonesia Presidential Scholarship

Peringkat Universitas Negara
1 Harvard University USA
2 Massachusetts Institute of Technology (MIT) USA
3 Stanford University USA
4 University of Cambridge UK
5 University of Oxford UK
6 University of California, Berkeley USA
7 Princeton University USA
8 Yale University USA
9 California Institute of Technology (Caltech) USA
10 University of California, Los Angeles (UCLA) USA
11 The University of Tokyo Japan
12 Columbia University USA
13 Imperial College London UK
14 University of Chicago USA
15 University of Michigan USA
16 ETH Zürich – Swiss Federal Institute of Technology Zürich Swiss
17 Cornell University USA
18 Johns Hopkins University USA
19 Kyoto University Japan
20 University of Toronto Canada
21 National University of Singapore (NUS) Singapore
22 University of Pennsylvania USA
23 University of Illinois USA
24 London School of Economics and Political Science (LSE) UK
25 University College London (UCL) UK
26 Seoul National University Korea
27 New York University (NYU) USA
28 University of Wisconsin-Madison USA
29 Carnegie Mellon University USA
30 Duke University USA
31 University of Washington USA
32 Australian National University Australia
33 University of British Columbia Canada
34 McGill University Canada
35 University of Texas at Austin USA
36 Tsinghua University Tiongkok
37 Northwestern University USA
38 Georgia Institute of Technology (Georgia Tech) USA
39 Pennsylvania State University USA
40 University of Manchester UK
41 Peking University Tiongkok
42 Delft University of Technology Netherland
43 The University of Hong Kong Tiongkok
44 King’s College London UK
45 University of Melbourne Australia
46 University of Edinburgh UK
47 Ludwig-Maximilians-Universität München Germany
48 University of Copenhagen Denmark
49 École Polytechnique Fédérale de Lausanne Switzerland
50 Osaka University Japan

(via noevitaikasari)

Sewot aja ih. Ayo dicek itu karena iri ato dengki #eh :)
19 maret 2014

Happy time w/ friends..

sehabis menangis sesenggukan, selain menguapkan rasa gulana, efeknya adalah mata menjadi berat, lalu mengantuk. Atau lapar yang menuntut untuk makan kemudian mengantuk. Endingnya adalah tidur dan bangun dengan mata sembab segede gentong
momen LOL >_<, 01 Maret 2014

ಥ ̯ ಥ

gook-ah…

(via ercouple)

[listening to American Authors - Best day of my life]

Sudah lama  ingin menulisnya, tapi baru terlaksana sekarang. Mau bagaimana lagi, bulan kemarin suasananya ruwet dan full agenda tiap harinya (halah, sok sibuk sebenarnya :p)

Ceritanya ada beberapa momen membahagiakan bulan Januari kemarin, emm sebenarnya dari Bulan Desember 2013 lalu. Narasi kegiatan bulan Desember sudah saya susun, tapi belum diposting hingga sekarang karena ada beberapa bagian dari narasi tersebut yang belum saya lengkapi. Sebut saja kegiatan LAHIR Kelompok Studi Kepak Sayap. Acara nan menyenangkan yang mengaduk-ngaduk emosi dan menjadikan mata tak kuat membendung linangan air mata (ciyeeeh).

Iya, beneran. Haru biru bulan Desember 2013 masih terasa hingga detik ini saya menuliskannya, maniiisss, dan wanna give them big hug. Karena efeknya memang luar biasa. Once more, Sampai sekarang masih terasa. (beneran)

Oke, haru biru Desember 2013 memang tak kan pernah terlupakan. Tersimpan dalam memori otak dan terpatri dalam relung sanubari.

Then January 2014. Big Year, Big loop, and big Jump.

Perasaan kesegaran Januari 2014 filled with anxiety. Bermula dari keinginan untuk segera menyelesaikan studi dan membereskan segala prasyaratnya. Hingga akhirnya sedikit bernapas lega ketika mendapat ACC dari kedua dosen pembimbing untuk maju ujian. (Alhamdulillah)

9 Januari 2014, entahlah mungkin pengamatan burung terakhir bersama teman-teman. Menyenangkan, dan rasanya dapat menggunakan ilmu yang telah dipelajari itu luar biasa. Happy. (Jujur, pengen pengamatan burung lagi, as soon as possible)

15 Januari 2014, ujian, yap hari ujian yang menentukan apakah saya bisa melangkahkan kaki menuju gerbang kemenangan mahasiswa (halah), menyongsong sang toga yang siap digunakan. Hmm, the night before the day, saya habiskan dengan sekali lagi membaca artikel kloning dan menghabiskan buku yang sengaja saya pinjam mengenai kloning di perpustakaan fakultas dan ditutup dengan refleksi, tertawa terbahak menonton Running Man (Variety show Korea).

Pagi-pagi jam 6 saya sudah siap, sudah sarapan, dan sudah mempersiapkan segalanya, bahkan sampai 2 kali ganti jilbab yang dirasa lebih nyaman untuk digunakan. Meski gerimis, alhamdulillah before 7.30 am, i already arrived at campus that time, mengambil proyektor dan membuka lab.5-6 yang berada di lantai 2 Gd.C FMIPA UNS.

Saat pura-pura latihan presentasi, Nisa pun melongok, melihat saya. kemudian Maje dan Hanni pun datang membawa satu kantong plastik besar yang diisi oleh snack. Lalu Khusnul pun datang. Seneeeeng. Cuma melihat kedatangan mereka membuat energi serasa di recharge, kembali full dan ready for battle.

Ujian kala itu serasa panjang, tanya-jawab serasa tiada hentinya, otak serasa diperah, kaki seperti tak kuat menyangga karena terlalu lama bediri, tapi dalam hati senantiasa berdoa, “its okay Rii, ini cuma sebentar, perasaanmu saja yang lama. Ini cuma sebentar”. Iya, saya mencoba menghipnotis diri saya sendiri.

Saat penguji IV menutup pertanyaan dan mempersilahkan saya untuk menunggu keputusan sidang ujian, saya keluar dari ruang dan terharuu, bahagiaaaa, tidak sekedar selesai merampungkan tanya-jawab yang terasa seperti menghabiskan 10 tahun usia saya tapi karena melihat begitu banyaknya rekan yang datang. Hanni, Annisa, Maje, Opi, Ika, Ajeng, Deni, Burhan, Ocid, Nug, Tunjung, Toni, Thiara, Alan, Rino, (ah siapa lagi kemarin saya lupa). Bahkan partner in crime semasa SMA menyempatkan datang. Semakin ALhamdulillah manakala dinyatakan lulus, and i scream out loud, FINALLY… LULUUUUS alhamdulillah.

di sela-sela mengurus revisi naskah skripsi, tanggal 27 Januari 2014, ngBolang ke Jogja bersama Maje demi selembar sertifikat toefl. Terombang-ambing dalam TransJogja yang kecepatannya mengalahkan bus Solo-Purwodadi. Hunting tempat makan yang low budget namun tasty, Jalan kaki tersengat matahari dari Tugu Jogja menuju Stasiun Tugu. Ah menyenangkan nan melelahkan.

Lalu Januari ditutup dengan pergi ke Walimah teman tercinta pada 1 Februari 2014 di Paranggupito, Wonogiri. Dua rombongan bus, amazing, nostalgic.

Hmm… yeah melompati Januari, karena memang sekarang telah melompati Januari 2014 dengan langkah mantab dan lompatan yang lebar nun jauh untuk membuka pintu fase kehidupan selanjutnya. Bismillahirrahmanirrahim. Kalau kata Spongebob, saya siap, saya siap saya siap… :)

(selesai ditulis 27 Februari 2014 @ 12:10 am)